Monday, August 26, 2013

Belum Sempurnanya Sistem Informasi Kependudukan Nasional

 Sistem Informasi Kependudukan Nasional merupakan suatu sistem yang dapat melakukan atau menyimpan data-data masyarakat suatu bangsa dan negara yang terdiri dari nama dan alamat, atau bisa juga ditambahkan berupa tindakan-tindakan kriminal dan prestasi-prestasi yang pernah diraih oleh setiap individu masyarakat.
Mungkin saat ini kita semua mengetahui apa tindakan yang di ambil oleh pemerintah untuk menerapkan sistem informasi kependudukan nasional yaitu menerapkan e-ktp yang bertujuan sebagai identitas diri yang berlaku secara nasional jadi tidak perlu lagi membuat KTP lokal untuk pengurusan izin, pembukaan rekening Bank, dan sebagainya serta tujuan lain di buatnya e-ktp Mencegah KTP ganda dan pemalsuan KTP, Terciptanya keakuratan data penduduk untuk mendukung program pembangunan.
Dalam perencanaannya menciptakan KTP berbasis NIK (Nomor Induk Kependudukan) sesuai dengan pasal 6 Perpres No.26 Tahun 2009 tentang Penerapan KTP berbasis Nomor Induk Kependudukan Secara Nasional Jo Perpres No. 35 Tahun 2010 tentang perubahan atas Perpres No. 26 Tahun 2009.
Dalam pelaksanaanya, e-ktp masih banyak kekuranggan didalamnya, kalau menurut penulis di ciptakanya e-ktp ini bertujuan untuk mendata ulang data diri dari setiap individu yang tinggal di negara ini, dan dengan begitu pemerintah mempunyai data yang lebih akurat tentang kependudukan bangsa ini, tetapi dalam kenyataanya di lapangan terdapat banyak kekurangan yang terjadi, mengapa data yang sudah terdapat sebulumnya tidak bisa di ganti, seperti tanggal lahir yang salah, penulisan nama yang salah bahkan lebih fatalnya lagi tempat tinggal yang salah pun tidak bisa diganti, semistinya kan untuk mendapatkan data yang akurat semua itu bisa diupdate lagi.
Belum selesainya masalah ini terdapat masalah baru lagi yang ditimbulkan oleh e-ktp. Yang mengatakan bahwa e-ktp itu tidak boleh di potokopi lah, coba kalian semua berfikir ada gak urusan dinegara ini yang gak memerlukan fotokopi ktp, semua urusan dinegara ini pasti memerlukan fotokopi ktp kn, dengan begitu bagaimana kita mau mengurus segala urusan yang selalu berkaitan dengan fotokopi ktp, toh e-ktp nya gak boleh di fotokopi. Kalu kita menggunakan cara potokopi satu kali e-ktp dan selanjutnya potokopi lagi hasil pohokopian tersebut, tahan berapa lama tuh fotokopian sedangkan penggantian e-ktp aja lima tahun sekali, gmana coba???
Dalam hal ini penulis bertanya-tanya sendiri, Mengapa pemerintah mengeluarkan suatu sistem yang dalam kenyataannya sistem itu belum siap untuk di gunakan atau belum banyak yang mendukung sistem tersebut ???, atau dalam kata lainnya masih banyak error lah dalam sistem tersebut. Kalau penulis boleh saran seharusnya pemerintah mempersiapkan segala sesuatunya dengan matang janganlah selalu terburu-buru dalam mengeluarkan sesuatu, diuji terlebih dahulu sistem tersebut apakah sudah layak atau belum, masih banyak kesalahan atau tidak, selain itu apa dampak yang akan di timbulkan dalam sistem tersebut ataupun memerlukan dukuan sistem lain atau tidak, kalau memerlukan sistem lain untuk menunjang sistem utama berjalan dengan semakasimal mungkin ciptakan lah sistem penunjang tersebut. Dan sosialisasikan semua itu kepada masyarakat yang menggunakan.
Semua kenyataan di lapangan yang penulis penulis ketahui gak sesuai dengan harapaan maupun tujuan yang di rencanakan pemerintah dengan penerbitan e-ktp ini sebagai soslusi untuk sistem informasi kependudukan nasional.
"Yang ditarget UU itu Nomor Induk Kependudukan (NIK) bukan e-KTP-nya," ujarnya dan menambahkan bahwa yang perlu dibenahi terlebih dahulu database Nomor Induk Kependudukan," ujar koordinator ICW, Danang Widoyoko.
Jadi yang di utamakan itu NIKnya bukan e-ktp, jangan lah terburu-buru kalau menciptakan sesatu, daripada jadinya berantakan.....#Hanya pesan sedikit dari penulis J

Mungkin hanya sebatas ini yang penulis bisa sampaikan. Mudah – mudahan bisa bermanfaat bagi yang membaca...

Terimakasih J

Monday, July 22, 2013

Go DATA (Kepedulian Akan Data)

Setelah googling cari info sana-sini baru saya mengerti maksud dari Kampanye GO DATA ini.Kali ini mari kita bahas, apakah yang di maksud dengan data.

Sebelum kita membahas GO DATA alahkah baiknya kita mengetahui dulu apa itu data sendiri. Secara ilmiah Data adalah catatan atas kumpulan fakta, fakta dikumpulkan untuk menjadi data. Data yang tidak memiliki arti apa-apa namanya tetap data, sedangkan data yang berguna bagi kalangan yang membutuhkannya maka menjadi Informasi. 

Dalam dunia komputer / informatika, data adalah segala sesuatu yang dapat disimpan dalam memori menurut format tertentu. Bisa ber bentuk gambar, tulisan, suara, script, dan banyak lagi.

Menurut informasi yang saya dapat pula, Go Data adalah gerakan kepedulian terhadap data, dimana gerakan ini bertujuan menghimbau dan mengingatkan agar masyarakat selalu terjaga/sadar terhadap data-data mereka terutama data pribadi. Mungkin hal ini dipicu karena mulai banyaknya kasus-kasus penyimpangan atau penyalahgunaan pada data.

Misalnya saja kasus beredarnya foto-foto pribadi milik beberapa kalangan artis, atau pencurian data seperti data transaksi, bahkan data-data krusial milik negara.  Kampanye  ini dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya data, karena menurut saya masyarakat kita baru mulai merasakan era Globalisasi dan Digitalisasi, dimana sebelumnya sesuatu yang penting itu biasanya berbentuk nyata atau real seperti surat-surat berharga, uang, dll.

Dengan masuknya era digitalisasi masyarakat belum terlalu menyadari bahwa data-data penting juga dapat berbentuk maya / digital sehingga hal ini menjadi sarana yang menyenangkan bagi pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

            Oleh karna itu marilah kita selalu menjaga data pribadi yang kita miliki secara baik dan simpanlah di tempat yang menurut kita sangat aman. Agar tidak terjadi hal – hal yang tidak di inginkan seperti kejadian yang menimpa para artis di indonesia ini. Karena data yang amat sangat pribadi itu hilang lalu di sebarkan didunia maya oleh pihak yang tidak bertanggung jawab akhirnya artis tersebut masuk kedalam jeruji besi karena data yang yang ia miliki dan tidak seharusnya data tersebut di sebarkan ke semua orang.

            Memang ulasan pentingnya data atau Go Data ini tidaklah terlalu panjang, tetapi mudah-mudahan dengan semua yang sudah saya tulis dan ulas di atas dapat bermanfaat bagi para pembaca, dan mudah – mudahan pembaca akan sadar akan pentingnya penyimpanan data yang kita miliki. Dan mulai sekarang kita akan menimpan data-data kita dengan baik dan di tempat penyimpanan yang menurut kita itu aman.

Sunday, July 21, 2013

Pengabdian Ilmu Terhadap Negara

                Mengacu pada postingan saya sebelumnya yang membahas e-KTP yang masih terdapat beberapa kekurangannya. Andaikan saya di percayai oleh presiden republik indonesia di berikan uang atau anggaran awal senilai 1 triliyun rupiah dan di beri tanggung jawab untuk membenahi sistem informasi nasional yang ada dinegara ini, saya akan memanfaatkan peluang ini dengan sebaik mungkin, dengan ilmu dan kemampuan yang saya miliki.
           
            Mungkin hal awal yang akan saya perbaiki dari segi sistem informasi Kartu Tanda Penduduk  (KTP) yang merupakan  identitas  resmi bagi penduduk  di Indonesia  sebagai bukti  diri  yang  diterbitkan  oleh  instansi  pelaksana (Kecamatan)  yang  berlaku  di  seluruh  wilayah  Negara Kesatuan  Republik Indonesia, karana kalau di tinjau dari fungsi KTP atau e-KTP seperti yang sebelumnya saya postingkan fungsinya amat sangat strategis, datanya bisa di gunakan untuk berbagai lambaga pemerintahan yang ada di republik indonesia,

            Langkah awal saya memperbaiki sistem informasi e-KTP yaitu memperbaiki sistem atau aplikasi yang membuat e-KTP itu sendiri berdasarkan ilmu yang saya miliki dan penelitian atau analisa terhadap aplikasi sebelumnya yang menurut saya baik tetap akan di pakai dan akan mamperbaiki kekurangannya saja, setelah itu pastinya melakukan banyak testing atau percobaan terhadap aplikasi yang telah di ciptakan apakah aplikasi ini sudah berhasil atau udah siapa di gunakan baik dari segi ketahaan software maupun dari pengolahan data yang terdapat dalam aplikasi tersebut.
           
            Setelah dinyatakan siap pakai aplikasi ini akan diperbanyak untuk menjangkau seluruh wilayah yang ada di indonesia, setelah banyak dan telah terkonfigurasi dengan baik baru lah kita adakan pelatihan untuk penggunaan aplikasi ini agar penggunanya mengerti betul bagaimana caranya mengunakan aplikasi ini, selain itu saya akan memberikan manual book atau buku tatacara menggunakan aplikasi ini agar lebih paham lagi cara penggunaannya, dan bisa dengan cepat melayani pembuatan e-KTP.

            Setelah itu langkah selanjutnya menyerahkan aplikasi e-KTP itu ke seluruh kelurahan yang ada di wilayah indonesia agar siapapun dan kapan pun ia membuat KTP dia akan mendapatkan e-KTP bukan sekedar KTP. Dengan seperti itu semua data dari setiap warga negara dapat terkumpulkan menjadi satu dalam satu wadah penyimpanan data yang besar, walaupun saya tidak tau adakah media yang bisa menyimpan data sebanyak penduduk yang ada di indonesia ini, heheheheeh....

            Menurut saya dengan demikin seluruh lambaga pemerintahan dapat mengolah data tersebut sesuai kebutuhannya, contohnya dari lembaga kepolisian republik indonesia dikala ada kasus kriminalitas atau terosis lembaga ini dapat menggunakan data tersebut yang mungkin bisa di lacak atau di cari sesuai sidik jari yang telah di dapatkan dari TKP dan akan disamakan oleh data yang ada die-KTP tersebut, dengan demikian kinerja dari kepolisian akan sedikit menjadi mudah. Dan pasti akan berguna untuk semua lambaga pemerintahan di indonesia.

Cukup segini aja ya.... heheeheheheh...

Mohon maaf kalau ada kesalahannya.....

Sistem Informasi Nasional e-KTP

Kartu Tanda Penduduk  (KTP) merupakan  identitas  resmi bagi penduduk  di Indonesia  sebagai bukti  diri  yang  diterbitkan  oleh  instansi  pelaksana  yang  berlaku  di  seluruh  wilayah  Negara Kesatuan  Republik Indonesia. Kartu ini wajib dimiliki bagi Warga Negara Indonesia  (WNI) yang sudah berumur 17 tahun. KTP bagi WNI berlaku selarna lima tahun dan  tanggal  berakhirnya KTP disesuaikan  dengan  tanggal  dan  bulan  kelahiran individu  yang  bersangkutan. Khusus warga yang telah berusia 50 tahun ke atas, mendapat  KTP  seumur hidup  yang  tidak  perlu  diperpanjang setiap  lima tahun sekali.

Seiring  dengan  perkembangan  teknologi,  maka  pemerintah membuat  sebuah  terobosan baru di bidang  kependudukan  Republik  Indonesia  yaitu dengan  membuat  KTP  elektronik  atau yang biasa disebut e-KTP.  e-KTP merupakan sebuah program pemerintah yang bertujuan untuk  mewujudkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) tunggal kepada setiap penduduk di Indonesia sesuai dengan UU  No.  23 Tahun 2006 tentang Administrasi Kependudukan.

e-KTP direncanakan dapat mencegah dan  menutup peluang adanya KTP  ganda KTP  palsu. Data  kependudukan yang  akurat dapat  pula diwujudkan melalui program e-KTP  ini,   sehingga data  penduduk yang   identik dapat diciptakan dan Ruang gerak pelaku kriminal termasuk teroris pun  akan  menjadi terbatas dengan adanya  program  e-KTP  ini.   e-KTP  merupakan  KTP   Nasional  yang   berlaku diseluruh  Indonesia,  sehingga  pemrosesan  kepemilikan  asset   tanah   seseorang  yang ada   di   daerah  lain   tidak  perlu   membuat  KTP   setempat.  Namun tidak demikian  bagi penduduk yang pindah domisili, tetap  harus  merubah KTP  sesuai domisili yang  baru.

e-KTP menyimpan informasi pemiliknya dengan ciri-ciri fisik  yang  sulit  dirubah dikenal dengan istilah biometrik, dalam hal ini adalah sidik  jari. Karakteristik sidik yang   tidak   pernah  berubah  dan tidak ada sidik   jari yang   sama  menjadi pertimbangan mengapa biometrik tersebut dipilih untuk digunakan dalam e-KTP.

Dibalik tujuan yang amat sangat mulia ternyata e-KTP dalam pelaksanaannya amat sangat memilukan, dimulai dari data-data individu atau warga yang tidak akurat yang terdapat dalam e-KTP yang akan di buat, padahal mungkin sebelum ingin di keluarkan e-KTP tersebut kepada warga pasti sudah terdapat data yang di masukan ke dalam database aplikasi e-KTP tersebut seperti nama , alamat , jenis kelamin masih terdapat beberapa kesalahan dalam penulisan.

Selain itu yang paling mengecewakan lagi dari program e-KTP ini tidak dapat diubahnya data dari setiap individu yang terdapat kesalahan dalam penulisan data diri pada saat pembuatan e-KTP, seharusnya petugas yang bertugas menjalankan aplikasi pembuatan e-KTP di berikan hak untuk mengubah data diri dari setiap individu yang terdapat kesalahan dalam penulisan, karena setiap individu yang membuat KTP pasti juga telah membawa surat keterangan dari RT maupun RW di lingkungan yang ia tempati.

Selain itu kalau menurut saya database untuk e-KTP itu pasti terpusat dengan satu database untuk seluruh warga indonesia, karena balik lagi dari tujuan pembuatan e-KTP itu sendiri, kalau tidak terpusat bagaimana suatu lembaga pemerintahan dapat memantau, contohnya dalam kasus ini kepolisian indonesia yang ingin mencari pelaku kriminal yang ingin dideteksi melalui sidik jari, pasti tinggal menyamakan sidik jari yang sudah didapatkan dengan data yang ada pada e-KTP tersebut, kalau tidak terpusat bayangkan bagai mana ribet dan lamanya kepolisian indonesia menemukan pelakunya. Untuk itu seharusnya petugas pembuatan e-KTP dapat menggantinya dengan mudah karena seharusnya aplikasi itu hanya mengambil data dari database yang ada lalu di ganti atau di cetak kalau sudah benar.

Tapi kanyataanya tidak demikian, setiap individu yang datanya tidak akurat atau dalam kata lain terdapat kesalahan dalam penulisan datadirinya, di minta untuk datang lain di lain hari yang tidak jelas kapan harinya itu, dan satu hal yang masih menjadi pertanyaan buat saya, mengapa kalau ada individu atau warga yang membuat KTP diakhir-akhir ini atau beberapa bulan kebelakan sebelum saya menulis ulasan ini, ia malah balik mendapatkan KTP bukan e-KTP, terus buat apa rencana dan tujuan e-KTP kalu demikian,???, di kemanakan mesin pembuatan e-KTP tersebut?

Thursday, June 6, 2013

IMAJINASI TEKNOLOGI INFORMASI

Ada sebuah kisah dimana di suatu negara kepulawan ini tidak seperti yang terlihat di media atau mata masyarakat karna negara ini sedang berjuang lepas dari penindasan korupsi, ke asusilaan, dan kemiskinan yang melanda negara tersebut.

Jauh dari itu semua sebuah sisi yang tidak pernah di ketahui oleh mayoritas orang, sisi yang hanya di ketahui oleh segelintir orang. Ada sosok sseorang pemuda yang lugu, tapi di seorang anak yang cerdah dan jenius. Dan takdirpun memaksa anak itu keluar dari kesendiriannya.

Dan berlahan-lahan anak tersebutpun menemukan atau mengetahui arah evolusi teknologi, tidak seperti yang pernah di bayangkanya jauh dari akal pikiranya, akal yang selama ini ia anggap terbatas pada materi. Beyond physics atau metafisika teryata membarikan kontribusi pada evolusi teknologi.

Dan anak muda tersebutpun menciptakan sebuah komputer yang sangat canggih, komputer tersebut di rancang sangat simpel dan mudah di bawa serta tidak merepotkan, karena benda tesebut di disain terdapat prosesor yang dapat menjalankan suatu program dengan memunculkan layar di udara.







Dan cara menjalankan program alat tersebtpun di buatnya menjadi simple, misalnya dengan touch screen di udara sehingga tidak perlu lagi membawa keyboard dan mouse, maksudnya layar akan dapat muncul seperti 3D, jadi seakan-akan nyata berda di hadapan penggunanya.


Dan akhirnyapun semua orang mengetahuinya, dan teknologi di negara tersebutpun berkembang dengan pesat, karena kepesatan teknologi ciptaannya lah pemuda tersebut menjadi kebanggaan bangsa dan negaranya.

Wednesday, April 3, 2013

IT Sebagai Suatu Sistem yang Kompleks

sebelum kita membahas IT sebagai suatu sistem yang kompleks ada kalanya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu kompleks. kompleks adalah suatu kesatuan yang terdiri dari sejumlah bagian yang saling berhubungan dan saling tergantung satu dengan yang lain.
Dalam dunia IT kita semua pasti mengetahui yang namanya komputer, apalagi sekarang ini semua aktifitas telah menggunakan yang namanya komputer, komputer merupakan suatu IT yang kommpleks dimana dalam komputer terdapat bagian-bagian hardware yang membangun komputer intu sendiri seperti,

Motherboard (papan utama)
Motherboard/mainboard adalah komponen utama yang membangun sebuah komputer. Berbentuk papan persegi dengan slot-slot untuk memasukkan komponen-komponen lain. Fungsinya untuk menghubungkan seluruh komponen PC. Perangkat keras komputer lain semuanya melekat langsung pada slot motherboard atau setidaknya terhubung menggunakan kabel.

Central Processing Unit (CPU)
Biasa juga kita kenal sebagai “processor” atau “otak” dari komputer. Fungsi dari CPU ini adalah memproses dan mengolah semua kalkulasi dan perintah-perintah yang membuat komputer dapat dioperasikan. Karena panas yang dihasilkannya, CPU selalu dilengkapi dengan kipas dan juga heat sink untuk mengurangi suhunya. Pada jenis-jenis CPU terbaru, sudah dilengkapi pula dengan Graphic Processing Unit (GPU) yang terintegrasi ke dalam CPU, sebagai pengolah data-data grafis.
Random Access Memory (RAM)
RAM berfungsi sebagai tempat transit data sementara untuk operasi-operasi yang tengah dijalankan oleh CPU. RAM bersifat volatile, artinya perangkat ini tidak meyimpan data secara permanen, hanya untuk operasi yang dibutuhkan saja. Kapasitas RAM pada PC yang sering kita temukan cukup beragam , mulai dari 256 MB (MegaBytes) – 16 GB (GigaBytes)

Video Graphic Array (VGA)
VGA card atau kartu grafis berfungsi sebagai penghubung yang memungkinkan pengiriman data-data grafis antara PC dan perangkat display seperti monitor atau proyektor. Sebagian besar komputer memiliki VGA yang terpisah sebagai kartu ekspansi yang dipasang pada slot motherboard. Namun ada juga komputer yang mempunyai VGA terintegrasi pada motherboard atau pada CPU-nya.

Hard Disk Drive(HDD)
Hard-disk berfungsi sebagai tempat penyimpanan data utama dalam sebuah sistem komputer. Sistem Operasi , aplikasi, dan dokumen-dokumen disimpan pada hard-disk ini. Pada PC terbaru, ada juga perangkat keras baru yang bernama Solid State Drive (SSD). Fungsinya sama seperti hard-disk, namun menawarkan kecepatan transfer data yang lebih cepat.

Optical Disc Drive
Optical drive biasa juga dikenal dengan nama CD Drive, DVD Drive atau ODD. Fungsi dari perangkat ini adalah untuk membaca dan juga menyimpan data dari dan ke media cakram optik seperti CD , DVD, atau Blu-Ray Disc.

Power Supply Unit (PSU)
Power Supply berfungsi sebagai pengkonversi dan penyalur energi listrik dari outlet sumber (misalnya listrik PLN) ke bentuk energi listrik yang dapat digunakan untuk menjalankan komponen komputer yang berada di dalam casing. Biasanya, PSU ini diletakkan di bagian belakang casing.

hardware-hardware di atas lah yang membangun dan menjalankan sebuah komputer, dan itulah yang membuat komputer menjadi suatu yang kompleks.

Wednesday, March 27, 2013

Kompleksitas Sistem Teknologi Informasi



sebelum kita membahas masalah kompleksitas sistem teknologi informasi ada baiknya kita mengetahui terlebih dahulu apa itu kompleksitas ? dan apa itu sistem?
     Kompleksitas disebut juga suatu kerumitan, kesulitan. Sedangkan sistem merupakan sekumpulan unsur yang saling berkaitan dalam melakukan kegiatan secara bersama untuk mencapai sebuah tujuan tertentu. Jadi dapat diartikan kompleksitas sistem teknologi informasi yaitu kerumitan yang terjadi di dalam Sistem Teknologi Informasi.
      Kompleksitas dalam sistem teknologi informasi menurut saya adalah sebuah hardware, mengapa demikian?. Pasti anda semua sering melihat yang namanya hardware sebuah komputerkan? Berapa besarnya ukuran sebuah memory, maderbot, dan prosesor yang terdapat dalam komputer.
 Ukuran meraka tidak besar bukan, dengan ukuran yang kecil mereka dapat menjalankan fungsi-fungsi yang menurut saya amat sangat kompleksitas , seperti menyimpan sekelompok data serta dapat mengolah sebuah informasi dan juga membuat tampilan menjadi indah di pandang mata.
      Kompleksitas sistem teknologi informasi akan makin terus meningkat, karena kebutuhan akan teknologi terus berkembang dan berubah. Namun, hal tersebut menjadi sebuah tantangan yang positif untuk setiap orang maupun pihak yang mampu menciptakan perubahan sesuai kebutuhannya, mampu mengikuti setiap perubahan yang terjadi, dan mampu bersaing terhadap perubahan itu sendiri. Karena kompleksitas dari sebuah sistem belum dapat dipahami oleh semua kalangan, perlu adanya penyesuaian dan pemahaman mengenai kompleksitas tersebut, sehingga perubahan yang terjadi tidak lah sia – sia belaka.

Tuesday, March 26, 2013

Prediksi Perubahan IT 5 Tahun ke Depan



Dari tahun ke tahun Peran IT di dunia saat ini semakin penting saja bahkan ada yang berpendapat bahwa manusia takan bisa hidup tanpa anda IT, hal tersebut  dikarnakan saat ini kita sudah memasuki era informasi. Dengan adanya IT kita dapat memperoleh apapun yang kita inginkan dengan mudah dan cepat.
Seperti  yang telah kita ketahui bersama bahwasanya seseorang tidak akan lepas dengan yang namanya handphone kemanapun seseorang pergi selain dompet. Karena hal tersebut, saya memprediksi bahwasanya yang akan berkembang dalam kurun waktu 5 tahun ke depan itulah smartphone, apalagi perkembangan smartphone baru di mulai beberapa tahun belakangan ini.
Terlebih semua hal yang tadinya hanya dapat di lakukan oleh PC atau Leptop sebagian besar saat ini sudah bisa dilakukan di smartphone, seperti browsing, chating dengan teman, kirim-kirim foto dan lain sebagainya, apalagi semua web yang ada di dunia maya telah menyesuaikan tampilannya untuk smartphone. Serta didukung dengan ukuran yang kecil dan tipis sehingga dapat di simpan dan di bawa kemanapun.
Yang paling terpenting sih masalah harganya, pastinya dalam 5 tahun kedepan harga smartphone akan bisa di jangkau oleh semua golongan masyarakat karena perkembangan dan permintaan pasar, seperti yang kita ketahui bersama dulu handphone juga merupakan barang yang mahal, hanya kalangan masyarakat menengah ke atas yang bisa memiliki dan menikmatinya, tetapi sekarang ini handphone bukanlah barang mahal lagi, di karnakan semua orang pasti telah memiliki handphone, ya minimal satu lah klo gak ada tiga.
Begitupula smartphone, mungkin saat ini samrtphone masih lah barang yang mahal dan hanya bisa dimiliki oleh kalangan menengah ke atas, tapi saya yakin 5 tahun mendatang semua orang pasti sudah mempunyai smartphone masing-masing. Dengan perkembangan yang telah di paparkan diatas, saya mencoba untuk belajar membuat suatu aplikasi yang dapat berjalan di smartphone tersebut agar dapat memberikan kemudahan bagi para pengguna smartphone.